PENYAMPAIAN PROGRAM DESA BUDAYA TAHUN 2019 DESA NGALANG

Kidang_kencono 23 Februari 2019 09:52:22 WIB

Ngalang_sidamekta.latepost. Desa Ngalang merupakan salah satu Desa yang pada tahun 2016 kemarin mendapatkan gelar Desa Budaya dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Bukan tanpa alasan Desa Ngalang bisa mendapatkan gelar tersebut, hal ini dikarenekan beraneka macam budaya adat yang masih di lestarikan di Desa Ngalang.

Sehubungan dengan mendapatkannya gelar Desa Budaya, maka Desa Ngalang diwajibkan untuk membuat Program kerja setiap tahunnya.Di tahun 2019 ini ada 16 Program yang akan dilaksanakn oleh pengurus desa Budaya Desa Ngalang.Program tersebut disusun oleh pengurus desa budaya yang di ketuai oleh bapak Kunto Wibowo dan didampingi oleh pendamping Desa Budaya Mas Kurni dan mas Dayat.

Pada hari Kamis, 21 Februari pukul 13.00 program tersebut disampaikan dan dipaparkan di balai Desa Ngalang yang dihadiri oleh dewan kebudayaan Gunungkidul,Dinas Kebudayaan Gunungkidul,pendamping Desa Budaya,Kepala desa Ngalang,Tokoh Budaya Desa Ngalang,Tokoh Masyarakat,dan juga semua perangkat Desa Ngalang. Pemaparan program tersebut disampaikan oleh Bapak Kunto Wibowo selaku Ketua Desa Budaya Desa Ngalang. Adapun program-program tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Upacara adat Nyadran Gunung Genthong
  2. Rasul Gubug Gedhe
  3. Festival Seni Budaya anak
  4. Adat sedekah sases
  5. Berpakaian kejawen Jangkep
  6. Peningkatan mutu kreasi dan inovasi bregodo gunungan rasul
  7. Peningkatan adat besik makom
  8. Penataan Pelaksanaan Upacara Daur hidup
  9. Pelestarian Penggunaan Bahasa Jawa dalam pertemuan
  10. Penulisan aksara jawa
  11. Bazar/Ekspo UMKM dan Pengobatan tradisional
  12. Eksplor motif batik local
  13. Pembuatan ikon Gubug Gedhe

 

Komentar atas PENYAMPAIAN PROGRAM DESA BUDAYA TAHUN 2019 DESA NGALANG

Intan Aprillia M Kraft 02 Mei 2019 22:44:43 WIB
Salam budaya, salam kebajikan bpk & Ibu Semua. saya turut mendukung pelestarian budaya yang semakin baik. Dari segi kreasi dan seni saya perhatikan semakin baik di banding pada jaman saya dulu sewaktu masih tinggal di desa. Yang menjadi keprihatinan saya, adalah budaya kebersihan. khususnya sampah plastik, yang saya amati sebagian besar masyarakat masih belum membudaya membawa pulang sampah plastik dan sampah bisa di pilah pilah sesuai manfaat daur ulangnya. Saya masih lihat di banyak tempat sampah plastik masih di buang sembaranagan. Saya harap budaya kebersihan ini juga menjadi agenda budaya. Dan perlahan lahan budaya baik bersih ini akan membawa dampak positip pada perilaku masyarakat. Semoga komentar dan keprihatinan ini bisa menjadikan masukan kebijakan, dan agenda prioritas revolusi mental masyarakat. Terima kasih matur swn

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung